07Nov
Bagian (2)
Pihak Kepolisian melakukan pemeriksaan di TKP, dimana sosok Paidjo tergantung. Seperti biasa kematian orang kecil seperti Paidjo, dengan mudah ditetapkan motif tergantung mayat tersebut. Acara televisi sore menyebutkan, “Motif gantung diri yang dilakukan Paidjo, adalah murni gantung diri. Tidak ada tanda-tanda kekerasan, pada fisik si korban. Setelah dilakukan autopsi, pihak Rumah Sakit juga mengeluarkan keterangan yang sama,” ujar pewarta berita tersebut dengan wajah meyakinkan.
Read the rest of this entry »
Tags: Gantung diri, Kendat, Kepolisian, kopi, warung
Posted in Cerpen | No Comments »
06Nov

Orang-orang mulai berkerumun, memadati sebuah rumah kontrakan tempat sesosok mayat tergantung dengan lidah menjulur keluar.Siang memang teramat panas itu, bertambah sesak saja dengan peristiwa gantung diri tersebut. Apalagi peristiwa ini terjadi di sebuah kota kecil bernama Gudang Djati, dan bukannya semakin sunyi tetapi malah semakin ramai mirip kerumunan semut hitam yang sedang mendapatkan makanan.
Read the rest of this entry »
Tags: Cerbung, Kendat
Posted in Uncategorized | No Comments »
31Aug
MAKAM KAYU
Kapan terakhir air mata ini menghantam deras
saat bertafakur di makam kayu, namun tiada berbekas
gundukan-gundukan tanah memerah untuk mengenang
jejak-jejak kaki peziarah hilang dibawa musim mengering
pada garis khatulistiwa engkau terbenam lama Read the rest of this entry »
Tags: kalimantan timur, khatulistiwa, makam kayu, peziarah, rondong demang
Posted in Uncategorized | No Comments »
26Jul

KLOTOK: Menjadi satu-satunya sarana transportasi yang tersedia
Hanya Bisa Ditempuh dengan Klotok
Apakah ada sebuah desa di Indonesia yang tidak dapat dilalui kendaraan darat seperti mobil atau sepeda motor di jaman millenium ini. Jawabanya tentu saja ada, salah satunya ya Desa Sungai Musang Kecamatan Aluh-Aluh.
Ronall J Warsa, Aluh-aluh
Desa Sungai Musang merupakan sebuah desa yang dikelilingi oleh air, letaknya dekat sekali dengan muara Sungai Barito. Jika hendak menuju desa ini, kita harus menggunakan klotok (perahu bermesin) dari ibukota Kecamatan Aluh-aluh, dengan biaya sekitar Rp 80 ribu untuk satu buah klotok. Read the rest of this entry »
Tags: air, Balai Penyuluh, Desa sungai musang, jukung, klotok, transportasi
Posted in Perjalanan | No Comments »
25Jul

Saat menulis di dinding FB tentang, “Pembangunan yang paling utama untuk negeri ini adalah BUDAYA!”. Maka pada saat itu juga muncul beberapa komentar baik yang setuju, maupun yang tidak setuju. Tetapi kenapa aku kemudian bersusah-susah menulis tentang hal ini, kalau itu sebuah kewajaran. Ya untuk menjelaskan tentang pemahaman yang salah untuk menyepelekan produk kebudayaan. Dimana dapat terlihat dari perkembangan pikiran manusia di negeri tercinta ini, yang selalu bertolak pada ekonomi sebagai sebuah pondasi pembangun Bangsa.
Berbicara budaya, tentu saya bukan ahlinya! Untuk itu saya kemudian mencoba menuliskan hal yang kecil-kecil saja. Apakah anda semua pernah mendengarkan musik? Hayoo! mau pada jawab pernah bukan. Kenapa pada saat mendengarkan musik, seringkali kita mengalami kenikmatan tiada tara. Kenikmatan yang dapat memunculkan proses dan produk pikiran untuk mencapai pengetahuan yang berupa aktivitas mental seperti mengingat, mensimbolkan, mengkategorikan, memecahkan masalah, menciptakan dan berfantasi.
Read the rest of this entry »
Tags: CCR, Creedence Clearwater Revival, Jhon Fogerty
Posted in Budaya, musik | No Comments »
24Jul

RAWAN: Banjir, gelombang pasang hingga angin puting beliung menjadi bagian dari kejadian alam yang seringkali terjadi
Rawan Terjadinya Bencana Alam
Kabupaten Banjar merupakan kabupaten yang memiliki potensi lahan pertanian luar biasa. Salah satunya lahan basah yang berada di pesisir pantai. Desa Sungai Musang Kecamatan Aluh-Aluh satu diantara perkampungan pesisir pantai yang merupakan lumbung padi. Nah, akhir pekan tadi wartawan MK berkesempatan mengunjungi perkampungan tersebut. Read the rest of this entry »
Tags: Aluh-aluh, Desa, perahu bermesin, rawan banjir
Posted in Perjalanan | No Comments »
22Jul
Seperti apakah gambaran dunia itu menurut kalian? Kalau menurutku adalah seperti kebahagiaan yang dirasakan bersama, tanpa ada saling ketertutupan pada yang lain tentang sesuatu dan lain hal tentunya. Dunia yang mengalami kejenuhan telah membuat banyak orang mengalami disorientasi,tentang baik-buruk, kasar-lembut, tinggi-rendah, dan bahkan sekedar hitam-putih. Dunia seperti apa yang kita mau! Tentu seperti apa yang telah tertanam sejak kecil, dunia yang berlimpah harta, berada pada kemapanan, dunia yang kebaikannya hanya untuk kita sendiri. Entah apakah itu yang membawa pengaruh buruk terhadap berkembangnya jalan pemikiran kita hingga saat ini.

Read the rest of this entry »
Tags: dunia, good news, jalan sunyi, kemampuan, lutung kasarung, sungai mahakam
Posted in Budaya, Perjalanan | No Comments »
18Jul

Berisikan tas ransel dengan sebotol air mineral sebagai bekal, lelaki itu berjalan menyusuri koridor terminal bis antar provinsi. Dari keringat yang menetes di dahinya, hari itu tampaknya panas sekali. Hanya orang memiliki janji atau sebuah rencana besarlah yang mampu hadapi aroma bau keringat berbaur dengan surya meninggi.
Lalu-lalang aktivitas kehidupan manusia, begitu padat dalam pandangan lelaki pembawa ransel. Jika saja tiada peristiwa peluruh segala kesumat, tentu tidak sejauh ini Ia berani berjalan sendiri. Siapa yang meyangka jika sebuah peristiwa, yang hanya berlangsung selama Lima Belas menit itu menjadi awal pembebasan. Sebuah letupan yang bukan berasal dari dirinya, tetapi dipicu oleh momentum ledakan amarah manusia lain.
Read the rest of this entry »
Tags: FB, Kerja, pimpinan, pria, Ransel
Posted in Cerpen | No Comments »
13Jul
Percaya pada dreams = impian bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan, dalam impian tersebut tentu memiliki suatu prasyarat yang luar biasa berat agar mampu menjadi kenyataan. Saya berkeinginan sangat terhadap sebuah cita-cita hidup, segala cara tentu akan saya lakukan untuk hal itu. Bagaimanapun sulit dan terjal jalan menuju impian bukan menjadi sebuah persoalan,walau semangat terkadang sering kembang-kempis.Perjalanan ruang gerak hidup amat berpengaruh pada perubahan impian, namun saat impian itu sudah bercampur menjadi satu dengan ruang-ruang elektrik otak. Sungguh tiada yang mampu membendung hal itu, bahkan orang yang selama ini menjadi panutan kita akan dilawan dengan keras serta gencar. Karena dalam aturan perwujudan impian, siapa yang menganggu maka akan berhadapan dengan air bah yang maha dahsyat.

Read the rest of this entry »
Tags: Adipati Karna, Air Bah, Banjarmasin, Dreams, Impian, Mahabrata
Posted in Budaya | No Comments »
28May
berburu dan meramu, merupakan kisah lalu
tiada kokoh dalam bangunan kayu
bocah hutan bermimpi duduk di mall
jual warisan datuk-datuk untuk ikut kapal
lenggang menuju cahaya penuh juwita pulau jawa Read the rest of this entry »
Tags: Hutan, Manshur Al Hallaj, Pedalaman, pengelana, Sunan Kalijaga
Posted in Budaya | 1 Comment »